Indonesia RUU Tracker
Diperbarui hari ini
Perencanaan Ekonomi & Keuangan Komisi VI Inisiatif DPR

RUU BUMD

Durasi

2 bulan

Jumlah Berita (7 hari)

1

2 sebutan dalam 30 hari

Jumlah Sitasi (30 hari)

8
Spektrum sikap

Skala 5 posisi (Menolak / Kritis / Netral / Catatan / Mendukung) berlaku sama untuk Fraksi DPR, masyarakat sipil, dan media. Pusat gravitasi adalah rata-rata posisi tertimbang oleh ukuran kursi atau jangkauan.

Pusat gravitasi: Mendukung
Sipil
·
·
·
Kritis 1
Netral 1
Media
·
·
·
Netral 1
Dukung 1
Fraksi
Sipil
Media
Dukung
Catat
Netral
Kritis
Tolak

Liputan media

2 artikel · 2 outlet · 30 hari

Outlet yang meliput

Diurutkan berdasarkan jumlah artikel 30 hari terakhir.

Outlet Pemilik Skor sentimen Artikel (30h) Artikel terbaru
Kompas Kompas Gramedia Mendukung +1.00 1
  • Hak Partisipasi 10 Persen untuk Daerah Masuk RUU Migas, Kesiapan BUMD Jadi Perhatian

    JAKARTA, KOMPAS.com - Kewajiban penawaran Participating Interest (PI) 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali mendapat perhatian setelah dimasukkan dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) versi 3 Maret 2026 yang tengah dibahas DPR RI. Dalam draf tersebut, kontraktor diwajibkan menawarkan PI sebesar 10 persen kepada BUMD sejak rencana pengembangan lapangan migas disetujui. Hak partisipasi itu dapat diberikan dalam bentuk hibah, pembagian keuntungan, atau skema lainnya.

Detik Trans Media (CT Corp) Netral / Belum bersikap +0.00 1
  • Mendagri Usul BUMD Diawasi Selevel Dirjen, UU Khusus agar Tak Rugi Terus

    Jakarta - Komisi II DPR rapat kerja bersama Mendagri Tito Karnavian membahas badan usaha milik daerah (BUMD). Dalam kesempatan itu, Tito mengusulkan agar BUMD diawasi oleh pejabat setingkat eselon I hingga dibuatkan undang-undang khusus. Dalam rapat di Komisi II DPR kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026), Tito awalnya membeberkan persoalan yang terjadi di BUMD. Tito menilai pergantian kepala daerah kerap membuat BUMD mengalami kerugian.

Tidak meliput (30 hari)

Outlet ini dipantau namun belum meliput RUU ini dalam 30 hari terakhir. Ketidakhadiran bisa bermakna politis.

Tempo, Media Indonesia, Republika, Antara, MNC News, CNN Indonesia, tvOne, Kompas TV, iNews TV, Kumparan, CNBC Indonesia, Sinpo, Metro TV, DDTC News

16 outlet dilacak · 2 melaporkan · 14 hening

Indonesia RUU Tracker · snapshot 2026-07-02. Konten disusun dari sumber publik dan dibantu AI — kutipan terverifikasi dalam 180 hari terakhir. Verifikasi langsung ke sumber sebelum dikutip.