Indonesia RUU Tracker
Diperbarui hari ini
Disahkan Hukum & Peradilan Komisi III Inisiatif DPR

RUU Penyesuaian Pidana

RUU Penyesuaian Pidana disusun untuk menciptakan sistem hukum pidana nasional yang terpadu dan modern sejalan dengan berlakunya KUHP Baru pada Januari 2026. Perubahan fundamental dalam sistem pemidanaan KUHP memerlukan penyesuaian menyeluruh terhadap ketentuan pidana di berbagai undang-undang dan peraturan daerah untuk mencegah kekosongan hukum dan disparitas pemidanaan. RUU ini mencakup penyesuaian pidana dalam UU di luar KUHP melalui penghapusan pidana minimum khusus (kecuali HAM berat, terorisme, TPPU, dan korupsi), konversi pidana kurungan menjadi denda, dan penyesuaian kategori denda; penyesuaian dalam Peraturan Daerah; serta perubahan terbatas pada KUHP untuk konsistensi internal.

Disahkan

8 Des 2025

Jumlah Berita (7 hari)

0

Jumlah Sitasi (30 hari)

0
Spektrum sikap

Skala 5 posisi (Menolak / Kritis / Netral / Catatan / Mendukung) berlaku sama untuk Fraksi DPR, masyarakat sipil, dan media. Pusat gravitasi adalah rata-rata posisi tertimbang oleh ukuran kursi atau jangkauan.

Pusat gravitasi: Mendukung
Media
·
·
·
·
·
Belum ada data.
Fraksi
Sipil
Media
Dukung
Catat
Netral
Kritis
Tolak

Sikap fraksi

7 dari 8 fraksi sudah menyatakan posisi publik.

Menolak
0
Kritis
0
Netral
0
Catatan
1
Mendukung
6
  • PDIP 110 kursi
    Mendukung
    "Pimpinan perlu mendapatkan persetujuan apakah rapat kerja ini dapat menyetujui pembentukan Panja?"
    Dede Indra Permana (Wakil Ketua Komisi III) 24 Nov 2025 Sumber
  • Gerindra 86 kursi
    Mendukung
    "Kami pastikan tidak ada pembahasan serampangan. Dengan fokus dan substansi yang jelas, RUU ini realistis diselesaikan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas."
    Bob Hasan (Anggota Komisi III / Ketua Baleg) 1 Des 2025 Sumber
  • NasDem 69 kursi
    Mendukung
    "Penyesuaian ketentuan pidana mendesak dilakukan sebelum berlakunya KUHP pada 2 Januari 2026 untuk menghindari disparitas penegakan hukum, duplikasi peraturan pidana, serta dampak negatif terhadap kepastian hukum."
    Mahfud Arifin (Anggota Komisi III) 24 Nov 2025 Sumber
  • PKB 68 kursi
    Mendukung
    "Menyatakan setuju terhadap RUU Penyesuaian Pidana untuk dibawa ke tahap pengambilan keputusan Tingkat II dalam Rapat Paripurna."
    2 Des 2025 Sumber
  • PAN 48 kursi
    Mendukung
    "Menyatakan sikap persetujuan penuh di tingkat komisi agar draf RUU Penyesuaian Pidana segera disahkan."
    2 Des 2025 Sumber
  • Demokrat 44 kursi
    Mendukung
    "Memberikan sikap setuju secara kelembagaan bersama delapan fraksi lainnya di Komisi III DPR RI."
    2 Des 2025 Sumber
  • PKS 53 kursi
    Catatan
    "Menyetujui untuk disahkan dengan memberikan pendapat akhir mini fraksi yang memuat sejumlah catatan strategis terhadap penyusunan undang-undang."
    2 Des 2025 Sumber
  • Golkar 102 kursi
    Belum bersikap
    Tidak ada data sikap.

8 fraksi · 3 kutipan terverifikasi · 4 carry-over

Indonesia RUU Tracker · snapshot 2026-05-16. Konten disusun dari sumber publik dan dibantu AI — kutipan terverifikasi dalam 180 hari terakhir. Verifikasi langsung ke sumber sebelum dikutip.